
Saat semuanya jadi terasa hilang
Tak ada yg bisa aku lakukan
Maksudku… tidak banyak
Hanya sedikit introspeksi, sedikit belajar
Sedikit mencoba, sedikit berusaha
Tapi kapan berhasilnya ya??
Jika selalu sedikit
Tapi untukku.. sedikit dapat menjadi banyak
Meski butuh waktu yg tidak sedikit
Jadi kesimpulannya aku butuh waktu banyak
Dan aku butuh sebentuk kesabaran menghadapiku
Karena jika telah kutemukan
Akan kuberikan semua
Apa yang ada pada diriku

This Song reminds me.. saat malam Inaugurasi Sabtu, 2 February 2002
Disaat penghujung acara..
Setelah pengukuhan sebagai anggota KMF- Ilmu & Teknologi Kelautan UNHAS
KAMI semuanya menyanyikannya bersama sambil berpegangan tangan
Saat nyanyi.. aku melihat ke kanan dan ke kiri, teman2 pada terharu sampai ada yang menitikkan air mata.. (meski saat latihan gak ada seorangpun yg serius..)
KAMI bahagia akan persaudaraan ini..
KAMI merasa semakin dipersatukan dalam sebuah ikatan,
yang tak akan pernah nampak oleh mata
Meski.. banyak yg tak mengerti akan ikatan ini
Tapi... KAMI tetap berjalan beriringan
Meski hingga saat ini
Ada jarak yang memisahkan KAMI
I`LL MISS U ALL
“Friends ForeVer”

Senja yg dulunya begitu cerah
Kini berubah menjadi begitu gelap
Namun tetap masih menyisakan keindahan
Yang membuatku betah untuk berdiri
Menghadap kearahnya
Awan gelap yg menutupi langit
Seperti mencoba menghalangi pandanganku pada keindahan
Awan hitam itu
Mengingatkanku pada sesuatu
Yah.. bagaikan sebuah tumor ganas
Yang menggerogoti sebuah keindahan
Yang terus menerus berusaha menghapus keindahan itu
Seperti hati..
Hati yg bersih, yang bening
Yang hilang karena sesuatu dan lain hal
Sehingga yg nampak hanya keburukan
Seperti Senja yg tertutup awan hitam
Hati masih saja menyisakan keindahan
Karena hati akan selalu indah
Agar dapat membuat hati yang lain
Dapat tetap berdiri dihadapannya
Selamanya

24-25 November 2006
Yah.. kembali lagi turun ke Laut… Jadi ingat jaman kuliah trus penelitian.. semuanya ke Laut.. ya iyaaa lah ceritanya
Actually cape juga sih.. musti naik mobil dari kampus ke Galesong Selatan, Takalar buat naik kapal menuju P. Bauluang yang merupakan salah satu pulau diantara Pulau-pulau Tanakeke di Kab. Takalar.. kami harus menempuh waktu 1 jam 45 menit tuk tiba disana.. Subhanallah… indah sekali pulaunya… jadi ingat dulu sama beberapa teman yang mengajukan judul tuk penelitian di Pulau ini tapi gak diijinin.. dengan alasan sudah banyak senior2 yg penelitian di
Sayangnya.. pulau Bauluang ini gak punya dermaga jadi kami harus turun dari kapal dan berjalan diantara karang..duuh aku kasian banget liat karangnya hancur keinjak.. tapi gimana lagi.. kami sampai pas lagi surut jadi kapal gak bisa lebih mendekat lagi ke pulau ntar kandas lagi…
Saat itu Mendung .. malah bikin suasana jadi lebih sejuk.. Alhamdulillah kami tiba dengan selamat..meski sempat diombang ambingkan oleh ombak yang gak beraturan.. lumayan bikin jantung bekerja lebih dari biasanya… (fiuuh)
Ceritanya nih jadi asisten yak!!.. jadi mesti ngawasin ade2 yg angkatan 2003 itu.. hari pertama hanya bisa nyelesaikan sampling untuk ekosistem mangrove…dan untungnya aku dapat bagian yg mangrovenya gak terlalu lebat jadi bisa cepat selesai.. n istirahat….
Malamnya abis dinner..kebetulan aku sekamar sama dosenku namanya Bu Yayu, abis baca2 aku ngantuk trus baring dan langsung tertidur.. tapi ternyata bu Yayu lebih duluan terkapar daripada aku…. (
Paginya.. abis ngeteh n` ngebiskuit...lumayanlah buat ganjal perut yg sebenarnya gak bisa nahan klo sarapannya bukan yang berat2 (walhasil perutku berdendang penuh semangat..) Yup akhirnya kembali berjalan diantara
Tapi.. Dibalik semua itu, ada hikmah yang kudapatkan.. dengan kembali lg ke pulau.. ke laut.. hal yang sangat kusukai selama kuliah di kelautan… karena semua itu buatku merasa semakin dekat dengan Sang Pencipta ALLAH SWT… saat ditengah laut.. melihat luasnya lautan seperti tak berujung.. Tak ada yang bisa menyamai-Mu ya Rabb… aku hanya bisa mengucap Subhanallah atas semua nikmat-Mu ini.
Disaat menikmati semua ciptaan-Nya inilah aku merasa semakin Kagum pada-Nya… semakin merasa sangat kecil di hadapan-Nya..
Subhanallah.. sangat Indah..
Aku akan selalu merindukan saat2 itu..
Saat aku bisa mendekatkan diri pada-Nya melalui Ciptaan-Nya…
Seperti ada yang kembali menyeruak dihatiku.. tapi aku sendiri tak tahu mau disebut apa.. yang aku ingat hanya sebuah kalimat “Tsiqoh with me” yang merupakan salah satu ungkapan dalam sebuah ukhuwah yang terjalin untuk mengungkapkan rasa ingin dipercaya oleh orang lain.
Malah aku kemudian diminta untuk mempelajari dan mendalami TSIQOH itu sendiri dalam sebuah jalinan ukhuwah saat aku tanyakan “ mengapa aku harus memikul sebuah tanggung jawab sedangkan aku sama sekali awam dalam urusan tersebut yg saat ini sedang dibahas oleh beberapa ikhwah dan 2 akhwat (aku n` Ukhti Rini) dalam rapat ini? Padahal aku hanya sekedar menemani ukhti Rini kan?”
Ukhti Rini said “Inilah yang disebut TSIQOH, semua peserta rapat ini Tsiqoh pada saya karena yakin orang yg saya bawa bisa bertanggung jawab pada amanah yg diberikan.. Kita sama2 TSIQOH aja dek.. Insya Allah semuanya akan berjalan lancar Nanti kita bicarakan lebih lanjut.. Ok!!”
Tsiqoh... gimana menurut yg lebih tahu dari saya... Ada masukan????